Teori Pencapaian Prestasi

Pendekatan teori ini didasari asumsi bahwa perubahan perilaku muncul karena individu ingin berhasil. McClelland (1953) mengemukakan salah satu ciri individu yang memiliki achievement oriented ini adalah mereka menyukai tantangan serta penghargaan atas diri (kepuasan pribadi). Pekerjaan yang terlalu ringan akan membuat enggan dan terlalu berat akan membuat ragu. Mereka mampu mengukur pencapaian prestasi tersebut sehingga mereka mampu mengerjakan tugas-tugas dengan baik dan penuh semangat. Sehingga, untuk mengubah perilaku karyawan adalah dengan memberikan tugas-tugas menantang dengan target yang cukup rasional, serta menetapkan reward atas keberhasilan mereka.

Contoh untuk teori ini banyak ditemukan pada perusahaan-perusahan marketing atau sales oriented seperti asuransi, property, MLM, dll. Demikian juga di perusahaan service-based oriented yang banyak menggunakan kepuasan pelanggan sebagai alat ukur prestasi karyawan.  Dalam dunia periklanan misalnya.  Ide dan kreativitas merupakan hal yang utama. Tanpa ide dan kreativitas tinggi, bagaimana mungkin bisa menghasilkan terobosan-terobosan baru dalam strategi komunikasi pemasaran di tengah kompetisi yang semakin ketat dan kejam? Iklan-iklan menarik dan berhasil memikat banyak konsumen serta mampu menaikkan angka penjualan produk juga dihasilkan ole ide dan kreativitas tinggi. Sehingga siapapun dia, tanpa mengenal posisi, yang mampu memberikan ide-ide segar akan memperoleh ‘penghargaan’ khusus. Penghargaan berupa bonus, gaji, posisi dan respek atasan maupun sesama karyawan.

Orang-orang yang kreatif dan selalu memiliki ide segar akan selalu diperhatikan dan dipertahankan, karena merupakan ‘aset langka dan bernilai tinggi’. Apalagi bila hasil karyanya mampu berprestasi di ajang kompetisi kreatif periklanan nasional maupun internasional, atau mendapat pujian dari klien karena sales maupun market share mereka meningkat.Tak heran, banyak orang-orang muda kreatif yang cepat meraih posisi tinggi dan strategis dengan gaji dan fasilitas yang melimpah, mengalahkan senior-seniornya. Dan di dunia periklanan atau komunikasi pemasaran, itu adalah hal yang biasa. (BSW)

Advertisements