Teori Posisi

Pendekatan teori posisi didasari atas suatu premis bahwa perilaku seseorang terutama ditentukan oleh peranan atau posisi yang ia duduki. Suatu peranan merupakan seperangkat perilaku sesorang yang menandai posisinya. Hal tersebut mencakup harapan, standar, norma, atau konsep tentang bagaimana berperilaku dalam suatu posisi social.

Seseorang yang baru diangkat jadi menteri akan mengubah perilakunya sehingga berbeda ketika dia masih menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi. Seseorang yang baru pulang naik haji akan langsung terlihat lebih alim daripada sebelum haji (bahkan mungkin jadi doyan memberi nasihat walau tak diminta). Ketika saya di kantor sebagai karyawan, saya berperilaku sebagaimana layaknya karyawan lain yang sibuk membicarakan gaji, pimpinan, pembagian tugas, karir dan (kadang-kadang) menggoda karyawati yang tampak sexy. Ketika di kelas sebagai mahasiswa, sebagaimana mahasiswa lain sibuk bercanda, berdebat, berbicara teoritis dan serius, serta (kadang-kadang) menilai dosen.

Cocoklah lagu ’Panggung Sandiwara’-nya GodBless mencerminkan teori ini. (BSW)