Kajian Produksi Pesan Iklan Ambient Media

(An Examination of the Message Production of Ambient  Media Advertising)

Oleh: B. S. Wijaya

DOI: 10.13140/2.1.3732.1768

Abstract:  This study aims to uncover the knowledge used by creators in producing the message of ambient media ad and compare it with Action Assembly Theory, a message production theory by John Greene who revealed that a message is formed from several knowledges possessed and managed by communicator. By using exploratory-qualitative method through an interpretive approach, the researcher interviewed in depth some subjects or informant namely ambient media ad creators from various backgrounds, ranging from executive creative director to Visual Communication Design student who ever win an ambient media ad competition. Researcher found that the creators of ambient media ad use subjective knowledge derived from personal experience and objective knowledge derived from creative brief as content knowledge in producing the message of ambient media ad. Beside that, researcher found that in addition to ‘content knowledge’ and ‘procedural knowledge’ as mentioned in Action Assembly Theory, ambient media ad creators also use ‘context knowledge’ in producing the message. This context knowledge even has a crucial role in shaping consumer audience’s experience towards the message as a typical characteristic of ambient media ad.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengungkap pengetahuan-pengetahuan yang digunakan kreator dalam memproduksi pesan iklan ambient media dan membandingkannya dengan teori produksi pesan Action Assembly Theory dari John Greene yang mengungkapkan bahwa pesan dibentuk dari pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki dan diorganisasikan oleh komunikator. Dengan menggunakan metode kualitatif-eksploratoris melalui pendekatan interpretif, peneliti mewawancarai secara mendalam beberapa subyek atau informan yakni kreator iklan ambient media dari berbagai latar belakang, mulai dari pengarah kreatif eksekutif hingga mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) yang karya iklan ambient media-nya pernah memenangkan lomba. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa kreator iklan ambient media menggunakan pengetahuan subyektif yang berasal dari pengalaman pribadi dan pengetahuan obyektif yang berasal dari taklimat (brief) kreatif sebagai pengetahuan isi (content knowledge) dalam memproduksi iklan ambient media. Selain itu, peneliti menemukan bahwa di samping content knowledge dan procedural knowledge seperti yang terdapat dalam Action Assembly Theory, kreator iklan ambient media juga ternyata menggunakan context knowledge dalam memproduksi pesan, bahkan pengetahuan ini memiliki peran sangat penting dalam membentuk pengalaman khalayak konsumen terhadap pesan yang merupakan ciri khas iklan ambient media.

Kata kunci: produksi pesan, iklan ambient media, action assembly theory, pengetahuan isi (content knowledge), pengetahuan prosedural (procedural knowledge), pengetahuan konteks (context knowledge)

DOI: 10.13140/2.1.3732.1768

See full-text paper hereAn Examination of the Message Production of Ambient Media Advertising

Cite this article –APA Style– as follow (kutip artikel ini dengan penulisan di daftar pustaka sbb):

Wijaya, B. S. (2011). Kajian Produksi Pesan Iklan Ambient Media [An Examination of the Message Production of Ambient Media Advertising]. Jurnal Ilmu Komunikasi [Indonesian Journal of Communication Science], 9 (3): 344-359. DOI: 10.13140/2.1.3732.1768

Advertisements