Blog ini menampilkan spektrum warna-warni komunikasi dari berbagai sudut pandang

Category Archives: Budaya Komunikasi

Berhubung banyaknya comment yang masuk, dan terbatasnya waktu luang saya, dengan ini saya mohon maaf kepada teman-teman yang telah mengirimkan comment namun belum sempat saya jawab.

Saya melihat ada lebih dari seratus comment yang masih ke-pending, menunggu response, sebagian besar berupa pertanyaan-pertanyaan seputar metode penelitian, teori-teori, dan komentar artikel lainya.

Dengan segala keterbatasan saya, saya akan coba menjawab semuanya, tapi tidak bisa sekaligus dalam waktu bersamaan. Karena itu saya minta kesabaran teman-teman.

Kadang pertanyaan yang diajukan sebenarnya sudah ada jawabannya (karena topik dan inti pertanyaannya mirip), baik dalam bentuk artikel di kategori lain dalam blog ini, maupun dalam bentuk jawaban-jawaban penanya lain yang sudah saya posting. Karena itu mohon teman-teman mengecek juga artikel-artikel di kategori lain dan/ atau jawaban-jawaban yang sudah saya berikan untuk penanya lain dalam blog ini.

Atas pengertian dan kerjasamanya, tak lupa saya ucapkan terima kasih. Semoga blog ini bermanfaat dan membantu mencerahkan wawasan kita tentang fenomena dan ilmu komunikasi.

salam hangat,

BSW

Advertisements

Di Barat, orang yang mengampanyekan kelebihan-kelebihan dirinya untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungannya (eksistensi diri), dianggap wajar bahkan dianjurkan. Selain agar lebih dikenal, sikap ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Karena itu, tak heran, para tokoh-tokoh politik misalnya seperti di Amerika, tanpa ragu-ragu aktif mengampanyekan diri, menunjukkan kelebihan-kelebihannya, bahkan acapkali menunjukkan kelemahan lawan, menutupi kekurangan diri, dan pada akhirnya dipilih oleh sebagian besar rakyat. Semakin percaya diri dengan kelebihan-kelebihannya, semakin dianggap mampu dan dapat diandalkan. Hal ini juga bisa terjadi di kalangan swasta, atau pada kelompok-kelompok pergaulan kecil, misalnya di kalangan remaja, mahasiswa, dan lain-lain. Menunjukkan kelebihan diri merupakan suatu keharusan untuk memperoleh eksistensi diri dan kepercayaan diri. Continue reading


marcomersIklan Ambient Media dan Pengaruh Modernitas Budaya Komunikasi Dunia Barat

(Ambient Media Advertising and the Influence of Modern Culture of Western Communication)

B. S. Wijaya

Abstrak: Iklan Ambient Media adalah salah satu bentuk komunikasi pemasaran alternatif yang bersifat non-konvensional. Berkembang pertama kali di negara-negara Eropa, iklan ambient media kini telah memikat banyak kreator iklan maupun pengiklan untuk menciptakan iklan-iklan kreatif yang tidak biasa dalam mengomunikasikan pesan-pesan merek produk mereka, tidak terkecuali di Indonesia. Di berbagai ajang lomba periklanan Tanah Air, iklan ambient media selalu mencuri perhatian karena keunikan ide dan ‘ketidakbiasaan’-nya. Sebagai produk modernitas budaya komunikasi Barat yang merupakan rahim kapitalisme, iklan ambient media di Indonesia pun menjadi cermin dari apa yang diasumsikan dalam teori modernisasi bahwa “masyarakat yang kurang maju Continue reading



%d bloggers like this: