Blog ini menampilkan spektrum warna-warni komunikasi dari berbagai sudut pandang

Category Archives: Teori-teori Komunikasi

Korupsi KomunikasiKorupsi Komunikasi dalam Dimensi Pesan, Media, Konteks dan Perilaku: Sebuah Proposisi Teoretis untuk Riset

(The Corruption of Communications in the Message, Media, Context and Behavioral Dimensions)

 Oleh: B. S. Wijaya

Abstrak: Dalam komunikasi, hak publik atau khalayak adalah menerima pesan yang disampaikan komunikator secara utuh sesuai fakta, baik fakta normatif maupun fakta kontemplatif yang mengacu pada kaidah kebenaran berdasarkan hati nurani dan tanggung jawab moral. Korupsi komunikasi adalah perbuatan atau peristiwa dalam proses komunikasi yang mengurangi hak publik atau khalayak dalam menerima pesan secara utuh dan benar sesuai fakta, baik fakta normatif maupun fakta kontemplatif dengan memanfaatkan kekuasaan, kekuatan atau kewenangan yang dimiliki. Tulisan ini memaparkan dan membahas berbagai dimensi koruptivitas komunikasi, baik dari dimensi pesan, media, konteks dan perilaku yang kerap dijumpai di berbagai lingkup aktivitas komunikasi seperti komunikasi politik, komunikasi pendidikan, komunikasi pemasaran, komunikasi korporat, komunikasi media massa, bahkan dalam lingkup komunikasi antarpribadi. Untuk menggambarkan tinggi-rendahnya tingkat koruptivitas suatu komunikasi, maka penulis menawarkan sebuah rumus Koruptivitas Komunikasi yang terdiri dari unsur-unsur N (communication Needs) plus P (Power) pangkat O (Opportunity) kurang Ar (Audience right) yang dikalikan dengan Cs (Conscience) plus R (moral Responsibility).

Kata Kunci: Korupsi Komunikasi, komunikasi persuasif, komunikasi pencitraan, manajemen kesan (impression management), pencucian kesan (impression laundering)

See the full-text paper here: Korupsi Komunikasi

Cite this article –APA Style– as follow (kutip artikel ini dengan penulisan di daftar pustaka sbb):

Wijaya, B. S. (2013). Korupsi Komunikasi dalam Dimensi Pesan, Media, Konteks, Perilaku: Sebuah Proposisi Teoretis untuk Riset [The Corruption of Communications in the Message, Media, Context and Behavioral Dimensions]. Journal Communication Spectrum, 3 (1): 1-13

Advertisements

The Development of Hierarchy of Effects Model in Advertising

by: B. S. Wijaya

DOI: 10.21632/irjbs.5.1.73-85

Abstract: This paper aims to review the hierarchy of effects models in advertising, especially the well-known model, AIDA (Attention, Interest, Desire, and Action). Since its introduction by Lewis (1900) and generally attributed in the marketing and advertising literature by Strong (1925), the concept of AIDA’s hierarchy of effects model has been used by many researchers, both academicians and practitioners to measure the effect of an advertisement. However, the development of information technology has radically changed the way of how people communicate and socialize, as well as a paradigm shift Continue reading


Kajian Produksi Pesan Iklan Ambient Media

(An Examination of the Message Production of Ambient  Media Advertising)

Oleh: B. S. Wijaya

DOI: 10.13140/2.1.3732.1768

Abstract:  This study aims to uncover the knowledge used by creators in producing the message of ambient media ad and compare it with Action Assembly Theory, a message production theory by John Greene who revealed that a message is formed from several knowledges possessed and managed by communicator. By using exploratory-qualitative method through an interpretive approach, the researcher interviewed in depth some subjects or informant namely ambient media ad creators Continue reading


comm spectrum vol 1Model Komunikasi Berasa dalam Komunikasi Pemasaran: Studi tentang Iklan Ambient Media dalam Meraih Kepercayaan Khalayak Konsumen

(Experientially-Meaningful Communication Model in the Marketing Communication: The Study about Ambient Media Advertising in Gaining Consumer Audience’s Trust)

B. S. Wijaya

DOI: 10.13140/2.1.2159.3124

Abstract: The more cluttered and intense of marketing communications messages in conventional media had turned many advertisers to take a glance at ways of communication through unconventional media. One of them is through ambient media advertisement. This paper is to review the advantages of ambient media ad as one of marketing communication strategy in gaining the audience/consumer’s trust. By using qualitative case study method, writer found that one distinct characteristic of ambient media ad is its capable of synergizing a message and message proofing through consumer’s experience with a conducive ambience, thus consumers are able to sense directly the truth of the presented message. This kind of communication model is called Komunikasi Continue reading


Experiential Communication Model in the Organizational Communication: A Study of Persuasive Technique in order to Gain Audience’s Trust

by: B. S. Wijaya

 

Abstract: Persuasion holds a vital role within an organization. By means of a good persuasive communication, audience’s trust can be obtained and all elements within the organization can involve actively and productively in order to achieve the objectives of the organization. The problem is, to obtain audience’s trust or the message recipient’s trust is not easy. As a matter of fact, trust is the core of persuasion. Therefore, by examining the persuasive communication within the organization, the author offers a new concept of communication model, namely Komunikasi Berasa Model or Experiential Communication Model or Experientially-Meaningful Communication Model. Through this Komunikasi Berasa Model, message Continue reading


Abstrak Tesis:

PRODUKSI PESAN IKLAN AMBIENT MEDIA DALAM KONTEKS KOMUNIKASI BERASA: SEBUAH STUDI EKSPLORATORIS

Oleh: B. S. Wijaya

Semakin padat dan ramainya pesan-pesan komunikasi pemasaran di media-media konvensional, membuat banyak pengiklan kini mulai melirik cara-cara berkomunikasi  melalui media yang tidak biasa. Salah satunya melalui iklan berbentuk ambient media. Iklan ambient media memiliki ciri khas yaitu mampu menyinergikan pesan dan pengalaman khalayak konsumen, sehingga khalayak dapat langsung merasakan kebenaran pesan yang disampaikan. Karena unik,  iklan ambient media juga dapat menimbulkan word-of-mouth.

Penelitian ini berfokus pada bagaimana kreator iklan memproduksi pesan iklan ambient media yang mampu bersinergi dengan pengalaman khalayak. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui, mengkaji dan memahami pengetahuan-pengetahuan yang dibutuhkan kreator dalam menciptakan pesan iklan ambient media, (2) mengetahui dan memahami cara kreator mengolah pengetahuan tersebut menjadi pesan iklan ambient media yang mampu bersinergi dengan pengalaman khalayak konsumen. Penelitian eksploratoris ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretif yang memadukan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan netnography. Subyek utama penelitian ini adalah para kreator yang memiliki pengalaman membuat iklan ambient media, mulai dari executive creative director, creative director, art director, copywriter hingga mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang karya iklan ambient media-nya pernah memenangkan lomba kreatif iklan. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan mengkategorisasi, menginterpretasi makna, mendialogkan dengan teori dan sumber-sumber lain serta triangulasi khalayak konsumen. Continue reading


Berhubung banyaknya comment yang masuk, dan terbatasnya waktu luang saya, dengan ini saya mohon maaf kepada teman-teman yang telah mengirimkan comment namun belum sempat saya jawab.

Saya melihat ada lebih dari seratus comment yang masih ke-pending, menunggu response, sebagian besar berupa pertanyaan-pertanyaan seputar metode penelitian, teori-teori, dan komentar artikel lainya.

Dengan segala keterbatasan saya, saya akan coba menjawab semuanya, tapi tidak bisa sekaligus dalam waktu bersamaan. Karena itu saya minta kesabaran teman-teman.

Kadang pertanyaan yang diajukan sebenarnya sudah ada jawabannya (karena topik dan inti pertanyaannya mirip), baik dalam bentuk artikel di kategori lain dalam blog ini, maupun dalam bentuk jawaban-jawaban penanya lain yang sudah saya posting. Karena itu mohon teman-teman mengecek juga artikel-artikel di kategori lain dan/ atau jawaban-jawaban yang sudah saya berikan untuk penanya lain dalam blog ini.

Atas pengertian dan kerjasamanya, tak lupa saya ucapkan terima kasih. Semoga blog ini bermanfaat dan membantu mencerahkan wawasan kita tentang fenomena dan ilmu komunikasi.

salam hangat,

BSW



%d bloggers like this: